Senin, 26 November 2012

ALAT OPTIK


A.PENDAHULUAN
Mata kita termasuk alat optik yang memiliki keterbatasan.Mata tidak dapat melihat benda yang ukurannya sangat kecil sperti virus dan bakteri.Mata kita juga tidak dapat melihat dengan jelas benda-benda yang sangat jauh seperti bulan, bumi, dan bintang. Untuk mengamati benda-benda yang tidak dapat dilihat jelas oleh mata, manusia menciptakan alat bantu penglihatan, yang dinamakan alat optik. Kita akan mempelajari beberapa alat optik. Diantaranya :
MATA
Mata merupakan alat optik yang memanfaatkan prinsip pemantul­an. Gambar 1 menunjukkan penampang mata sebelah kanan bila dilihat dari atas. Mata merupakan alat indera yang peka terhadap cahaya. Mata hanya akan berfungsi, yaitu untuk melihat benda, bila ada cahaya yang masuk ke dalamnya. Proses ter­lihatnya benda sebenarnya merupakan proses yang rumit. Na­mun, proses ini dapat digambarkan secara sederhana sebagai berikut.





Gambar 1. mata
Mata memiliki bagian-bagian, antara lain: kornea, pupil, iris, lensa mata, dan retina (selaput jala). Kornea merupakan selaput bening yang terletak di depan pupil. Fungsinya untuk membantu mernfokuskan cahaya ke retina. Pupil merupakan tempat cahaya masuk ke dalam mata. Ukuran pupil dapat berubah-ubah sesuai dengan keadaan cahaya dalam ruangan. Bila cahaya redup maka pupil akan melebar. Sebaliknya, bila cahaya terang benderang maka pupil akan mengecil. Besar kecilnya ukuran pupil diatur oleh iris. Cahaya yang telah melalui pupil akan melewati mata. Lensa mata berfungsi untuk memfokuskan cahaya sehingga terbentuk bayangan n diperkecil, dan terbalik pada retina. Dari retina cahaya kemudian dikirim dalam bentuk i listrik ke otak melalui saraf mata. Impuls diproses oleh otak sehingga terbentuk bayangan n dan tegak yang memberi kesan bahwa kita melihat benda tersebut.
Supaya bayangan dapat terbentuk pada retina, maka lensa mata harus mengubah ketebal sesuai jarak benda yang dilihat. Kemampuan lensa mata untuk menjadi tebal (cembung) tipis (datar) disebut daya akomodasi mata. Pada saat kita melihat benda, mata selalu be antara mengalami akomodasi maksimum atau tidak mengalami akomodasi sama sekali.
Titik terdekat yang masih dapat dilihat dengan jelas oleh mata dengan akomodasi maksimil disebut titik dekat (punctum proximum). Titik dekat untuk mata normal terletak sekitar 25 cm dari mata. Sementara itu, titik terjauh yang masih dapat dilihat dengan jelas oleh mata tanp berakomodasi disebut titik jauh (punctum remotum). Titik jauh untuk mata normal terletak d tempat yang jauhnya tak berhingga.

 


Gambar 2. Titik dekat dan titik jauh pada mata
 

3 komentar:

  1. blognya sudah bagus...seger dengan latar belakang hijau..
    alangkah baiknya ketika artikel ini berjudul alat optik, ditambahkan juga jenis alat optik yang lain..tp siip kok

    BalasHapus
  2. blognya keren kok, emmm gimana kalo 1 laman ini ditambah dengan penjelasan macam2 alat optik lainnya, gak hanya mata aja tuh. Jadi biar kita pembaca ini lebih banyak dapat informasi tentang alat optik dan postingan ini bisa dijadikan referensi.

    BalasHapus
  3. tampilan blognya menarik...sedap dipandang...menambah wawasan kita tentang alat-alat optik...untuk postingan alat optik yang lain ditunggu ya...

    BalasHapus